Live
Pemilik Liverpool Dapat Suntikan Sokongan Rp 10, 8 T

Pemilik Liverpool Dapat Suntikan Sokongan Rp 10, 8 T

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

Liverpool

Kabar baik untuk Liverpool dalam upayanya bertahan dalam tengah pandemi virus corona. The Reds baru selalu disuntik modal sebesar Rp 10, 8 triliun. Wow!

Adalah pemilik Liverpool, Fenway Sports Group, yang menjalin kerjasama dengan RedBird Capital Partners, perusahaan multi-nasional asal Amerika Serikat yang membawahi banyak bagian termasuk olahraga.

Nilai Kerjasama itu dikabarkan Liverpool Echo mencapai 540 juta paun atau sekitar Rp 10, 8 triliun. Dengan demikian, kerjasama ini juga menaikkan valuasi FSG sebagai perusahaan olahraga dengan kini melebihi lima miliar paun.

Bagi FSG yang dipimpin John W Henry, kerjasama itu begitu menguntungkan kedua raka pihak. Nantinya dana dengan ada kemungkinan besar bahan digunakan untuk memperkuat Liverpool dan juga klub bisbolnya Boston Red Sox.

Dana ini tetap dibutuhkan Liverpool yang kematian 120 juta paun sebab tiadanya penonton di gelanggang dalam kondisi pandemi COVID-19. Selain itu, Liverpool pula harus menyelesaikan utang pendirian pusat latihan baru dalam Kirkby serta melanjutkan program ekspansi Anfield.

Tak hanya RedBird, ada juga pebasket top LeBron James dan dua relasi bisnisnya Maverick Carter serta Paul Watcher yang berhak atas saham 10 persen di FSG usai kerjasama ini.

“Kepada seluruh fans dan pengikut: Keinginan untuk jadi pendekar selalu memotivasi kami. Pertumbuhan FSG sebagai organisasi memproduksi kami bisa memperkuat sumber daya yang ada serta berkomitmen kepada fans saya. Kami tak sabar untuk segera bekerja bareng para rekanan yang luar pokok ini, untuk membawa FSG ke langkah berikutnya, ” ujar salah satu sambutan daripada John W Henry, Chairman Tom Werner, dan presiden Mike Gordon.

Dengan suntikan dana sebesar itu dari RedBird, fans Liverpool pun mulai berniat banyak bakal ada transformasi besar di bursa memindahkan musim panas nanti. Pokok, selama ini FSG kerap dikritik karena pelit di membelanjakan uangnya di pasar uang transfer.

Contohnya musim ini, ketika gawat di lini belakang menjelma alasan Liverpool jeblok, setelah musim lalu menjuarai Premier League untuk pertama kalinya selama 30 tahun.

FSG bahkan perdana mengizinkan perekrutan dua bek baru Ozan Kabak & Ben Davies, di pengujung bursa transfer musim santai Januari lalu. Bisa oleh sebab itu dengan adanya RedBird tersebut, Liverpool bisa merealisasikan kehadiran Kylian Mbappe atau Erling Haaland.

(mrp/rin)