Live
Kecewanya Carragher dengan Pemilik Liverpool soal European Super League

Kecewanya Carragher dengan Pemilik Liverpool soal European Super League

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

Jakarta

Sempat ikut mendeklarasikan European Super League, Liverpool belakangan memutuskan mundur. Tapi pemilik klub sudah kadung membuat eks bek Jamie Carragher kecewa.

Liverpool sempat menjadi salah mulia dari enam klub top Inggris yang mendeklarasikan European Super League. Selain jago bertahan Premier League itu, lima lainnya adalah Manchester City, Manchester United, Chelsea, Arsenal, dan Tottenham Hotspur.

Tapi aliran penolakan dari suporter serta tekanan dari pemerintah Inggris, plus otoritas sepakbola, menyusun satu per satu awak itu mundur. Manchester City menjadi yang pertama, hingga seluruh lima tim yang lain termasuk Liverpool.

Kini tersisa enam tim dari 12 yang awalnya menjadi pendiri European Istimewa League. Tiga di antaranya dari Italia yakni Juventus, AC Milan, dan Inter Milan serta tiga yang lain dari Spanyol: Barcelona, Real Madrid, dan Atletico Madrid.

Tapi mundurnya enam klub Inggris dipercaya sudah bikin posisi European Super League lemah secara signifikan. Milan dan Inter kabarnya segera menyusul buat menarik diri.

Dalam pernyataan mundurnya, Liverpool berterima kasih terhadap seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan masukan. Namun tak ada permintaan maaf apapun termasuk kepada para penggemar yang merasa terluka dengan keputusan sebelumnya.

[Gambas:Twitter]

Bek legendaris Liverpool Jamie Carragher menilai pemilik klub, John W Henry, sudah mengecewakan seluruh entitas pendukung tim. Pria yang kini jadi komentator Sky Sports itu bahkan membenarkan Henry pantas hengkang.

“Saya bilang kemarin malam sesaat setelah mulia pergi, mereka semua akan pergi. Ini berakhir saat ini. Saya kesal dengan Liverpool. Juergen Klopp menjatuhkan itu, Jordan Henderson juga. Tak ada lagi yang tersisa buat para pemilik persatuan, ” ungkapnya kepada Sky Sports dikutip BBC .

“Saya tak melihat dengan jalan apa para pemilik bisa lanjut di sana. Saya tak melihat sebuah masa pendahuluan untuk kepemilikan mereka serta saya rasa mereka memperburuk situasi dengan lebih periode bertahan. ”

[Gambas:Twitter]

“Saya tak mampu ingat kapan ada sesuatu yang bisa menyatukan menyatukan semua orang di sepakbola (selain ini). Begitu penuh orang dengan rivalitas gede, tribalisme, kita adu prinsip dan bersaing dengan lainnya. Ini adalah sesuatu dengan menyatukan semua orang serta kita semua perlu bangga dengan itu, ” imbuh Jamie Carragher.

John W Henry mengambil alih kepemilikan Liverpool dalam 2010 dan sukses menutup puasa gelar Liga Inggris selama 30 tahun dalam 2019/2020 lalu. Di bawah mereka, ‘Si Merah’ serupa memenangi titel Liga Champions keenam, plus satu trofi Piala Liga Inggris, Piala Super Eropa, dan Beker Dunia Antarklub.

Simak Video ” Dugaan Liverpool VS MU Bareng The Reds Indo serta United Indonesia
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)